Catatan perjalanan Menuju Goa Pindul – Gunungkidul – Jogjakarta

March 6th, 20138:53 am @

5


Cover

-[ Salaman Dulu biar Kayak Biker ]-

Selalu ada aja alasan untuk berkunjung ke Gunungkidul , Yogyakarta. Gunungkidul yang sedang booming-boomingnya dengan tempat wisata alam selalu membuat penasaran setiap orang yang menyukai traveling ato penjelajahan alam. Untuk ke 4 kalinya, S2W Region Surabaya datang ke Gunungkidul. Namun pastinya dengan objek wisata yang berbeda beda. Setelah sebelumnya “Wawe” (sebutan anggota S2W Surabaya) menyusuri pantai selatan sebagai tujuan utama touring, kali ini mereka dibuat penasaran dengan yang namanya “Goa Pindul” . Goa Pindul yang lokasinya terletak di desa Gelaran, Bejiharjo kec.Karangmojo Gunungkidul, akhir2 ini menjadi tempat wisata paling faforit di Kab. Gunungkidul, Yogyakarta. Bermacam wisatawan dari luar daerah dan luar kota Yogyakarta saling berdatangan untuk berwisata alam di goa tersebut.

Perjalanan dimulai pada hari Jumat 01 Maret 2013 melewati jalur Madiun – Ponorogo – Purwantoro – Wonogiri dan langsung menuju ke Gunungkidul tepatnya di rumah Bro Fajar S2W 730 yang kebetulan asli Gunungkidul. Tour perjalanan yang berjarak sektar 350km di ikuti oleh 10 personil diantaranya :  Abimanyu 685, Fajar 730, Terra 736, Cheche 747, Rois 773, Bagus 800,Surya 810 + boncenger, Jarot 811 dan Pak Buang 814.

Sabtu dinihari personil Tour D’Goa Pindul sudah sampai di rumah asal Bro Fajar 730, yaitu di Desa Siyono Tengah, Kec. Playen, Kab. Gunungkidul, kemudian dilanjutkan dengan istirahat, pagi harinya ( Sabtu 2 Maret )Wawe mulai persiapan dan memulai perjalanan ke Goa Pindul. Lokasi Goa Pindul tidak begitu jauh dari rumah bro Fajar, hanya sekitar 7km. Sesampai lokasi wisata alam Goa Pindul, para Wawe langsung disambut dengan ramah oleh para pengurus lokasi wisata tersebut Mereka mengarahkan untuk registrasi dulu untuk melakukan Cave Tubing Goa Pindul. Tarif untuk menyusuri Goa Pindul hanya Rp. 30.000,- (bukan hal yang mahal kan dengan uang segitu) Setelah registrasi , para Wawe mulai persiapan untuk memasuki area Goa Pindul bersama satu Guide dari pengurus Goa. Dengan berbekal pelampung dan ban dalam, mreka pun mulai menyusur ke dalam Goa.

Persiapan sebelum Cave Tubing Goa Pindul

Hmmm….. terbayar sudah rasa lelah di perjalanan dari Surabaya ketika Wawe berada dalam Goa, terbayar sudah rasa penasaran kami terhadap Goa Pindul, keindahan alam yang sangat menakjubkan, yang mempesona, yang sebelumnya mungkin tidak setenar sekarang. Setelah puas sekitar 1,5 jam menyusur Goa, Wawe keluar dengan basah kuyup, namun wajah selalu sumringah dan menunjukkan keceriaan karna mendapatkan kepuasan di tempat tersebut. Rombongan Wawe langsung balik ke rumah Bro Fajar730, untuk ganti dan istirahat kembali sambil beramah tamah dengan keluarga. Namun ada yang masih penasaran dgn 1 Goa lagi. Ya Goa Maria Menjadi Sasaran rasa penasaran Bro Terra dan Sist Cheche. Seperti diketahui sebelumnya Goa Maria adalah Goa yang dijadikan tempat ibadah pemeluk Agama Nasrani. Tanpa basa basi, sepulang dari Goa Pindul mereka langsung menuju ke Goa Maria dgn personil Bro Tera, Cheche, Pak Buang yang diantar oleh Bro Fajar dan Mas Mamat sodara dari Bro Fajar yang sekalian menjadi Guide perjalanan ke Goa Maria. Goa Maria atau di sebut juga Goa Tritis berlokasi di daerah Planjan, Kec. Paliyan, Kab. Gunungkidul. Untuk menuju kesana, kami harus jalan kaki melewati medan bukit sekitar 800an meter, bikin ngos ngosan juga pastinya. Sesampai di mulut goa kita disambut oleh pengelola setempat, ketemu juga berbagai wisatawan rohani dari berbagai wilayah di sana. Setelah jeprat jepret sebentar Bro Terra, Cheche dan Pak Buang duduk di bangku kayu panjang yang tertata rapi dihadapan Patung Bunda Maria untuk memanjatkan doa. Setelah selesai, mereka melakukan perjalanan lagi untuk pulang ke rumah Bro Fajar dan gabung lagi bersama Wawe yang lain.

Rasa capek setelah menyusuri Goa Pindul dan Goa Maria mulai berkurang, kebetulan juga kita kedatangan Om Bagus dari SDC (Skydrive Community) Jogja yang juga tinggal di Gunungkidul. Malam harinya para Wawe diajak untuk kopdar di Bukit Bintang yang berlokasi di perbukitan, atau jalur akses perjalanan menuju Gunungkidul dari Jogjakarta. Ketika malam Hari kita bisa melihat kerlap kerlip seluruh wilayah kota Jogja dari atas Bukit tersebut bak melihat bintang yang bertebaran. Malam semakin larut dan Wawe pun pulang ke rumah bro Fajar untuk istirahat dan mempersiapkan fisik esok hari pulang ke Surabaya.

Narsis Dulu Sebelum Perjalanan Pulang

Minggu Pagi 3 Maret 2013, anggota Tour D’Goa Pindul bersiap-siap untuk perjalanan pulang ke Kota Pahlawan, setelah berpamitan dan berterimakasih kepada keluarga Bro Fajar yang ke sekian kalinya memberikan tempat untuk istirahat bagi , selanjutnya mereka mulai ngegass lagi. Namun kali ini mereka merubah jalur perjalanan pulang. Kali ini mereka melewati jalur Tawangmangu kemudian lewat juga di Cemoro Sewu. Namun sebelum melewati jalur tersebut Wawe mampir sowan dulu ke Astana Giribangun, tempat persemayaman Mantan Presiden RI ke.2 yaitu Bpk. Soeharto. Puas berada di lingkungan Astana Giribangun yang ketat dengan penjagaan, merekapun melanjutkan perjalanan. Sesampai di puncak wilayah Cemoro Sewu, mereka berhenti sejenak untuk ngopi dan menikmati kesejukan daerah tersebut.

Rest [at] Cemoro Sewu

Apes mungkin, pas lagi istirahat ketahuan kalau rem depan motor Bro Fajar tidak berfungsi. Bingug bukan main, padahal jalur selanjutnya turunan dan tikungan tajam. Dengan berhati-hati rombongan melanjutkan perjalanan kembali. sampai di daerah Jombang hujan lebat mengguyur perjalanan mereka, jarak pandang terbatas. Ngeri juga pas lihat sampai Mojokerto ada papan reklame yang jatuh ke badan jalan akibat derasnya hujan dan angin yang kencang. Namun bersyukur semua anggota Tour D’Goa Pindul selamat sampai rumah masing-masing dan yang pasti Zerro Acident. Sluman Slumun Slamet kata orang jawa bilang

Demikianlah catatan perjalanan ini, kami ucapkan Terima kasih yang sebesar-besarnya untuk bro Fajar S2W 730 Sekeluarga yang sudah direpotkan, serta atas doa dari rekan-rekan semua sehingga acara ini bisa terlaksana dan aman terkendali,  kepada rombongan touring kali ini :
1. Fajar Vandesi S2W 730
2. Rois Leiva S2W 773
3. Alhabsy Bagoes S2W 800
4. ki Biems Kapiten Bajaj S2W 685
5. Terra Kusuma S2W 736
6. Cheche Hys S2W 747
7. Jarot Uya S2W 811 – Kopral Pelor –
8. Pak Buang Djuliady S2W 814
9. Surya S2W 810 + Boncenger.

Kalian sungguh Luarrr Biasa…
Apakah semua ini layak dilakukan?
Monggo, Toreh, Nikmati Hasil dari perjalanan ini…

From Cyber To Brother
S2w 730

Share